Battle Papan Atas, Kiandra Crash Jelang Akhir Race

Battle Papan Atas, Kiandra Crash Jelang Akhir Race

Depok,23 November 2025 - Muhammad Kiandra Ramadhipa, pembalap muda Indonesia sekaligus siswa kelas X TSM 1 SMK Diponegoro Depok, menutup musim European Talent Cup (ETC) 2025 dengan perjuangan maksimal di putaran final yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Kiandra tampil agresif sejak awal dan konsisten berada dalam kelompok pembalap terdepan. Ia sempat masuk grup empat besar dan terlibat persaingan ketat dengan para pembalap unggulan tuan rumah dalam perebutan posisi podium.

Namun, persaingan ketat memuncak ketika Kiandra bertarung mempertahankan posisi. Kontak dengan pembalap Italia, Lorenzo Pritelli, membuatnya terjatuh dua lap sebelum finish dan gagal menyelesaikan balapan.

Meski hasil race terakhir belum berbuah poin, performa Kiandra sepanjang balapan menunjukkan peningkatan signifikan dan menegaskan kapasitasnya bersaing di level kompetisi Eropa.

Terlepas dari akhir balapan di Valencia, Kiandra menutup musim di posisi lima besar klasemen akhir dengan total 129 poin. Pencapaian ini menjadi catatan penting, terutama karena musim 2025 adalah tahun debutnya menjalani satu musim penuh di JuniorGP.

Momen paling fenomenal musim ini terjadi di Catalunya, ketika Kiandra mencatat kemenangan bersejarah meski start dari posisi ke-24, sekaligus menjadi salah satu kemenangan paling dramatis di grid ETC tahun ini.

Selain Catalunya, Kiandra juga beberapa kali bertarung di barisan depan sepanjang musim, memperlihatkan ritme yang semakin matang.

“Hasil hari ini tentu belum sesuai harapan, tapi kami mengambil banyak pelajaran. Terima kasih atas semua dukungan. Musim ini baru langkah awal,” ujar Kiandra.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perjuangan Kiandra di kompetisi tingkat dunia tersebut.

“Kami bangga atas kerja keras dan keberanian Kiandra bersaing hingga level internasional. Semoga musim berikutnya ia semakin matang dan menginspirasi lebih banyak siswa untuk mengembangkan potensi mereka,” demikian pernyataan resmi sekolah.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa jalur pendidikan vokasi, termasuk di bidang Teknik Sepeda Motor (TSM), dapat membuka jalan menuju karier profesional, baik di industri otomotif maupun dunia motorsport.

Sebagai sekolah vokasi yang menaungi Kiandra, SMK Diponegoro Depok melalui program Teknik Sepeda Motor (TSM) terus mendukung pengembangan bakat otomotif dan balap, termasuk melalui fasilitas pembelajaran, kolaborasi industri, dan pembinaan soft skill siswa.

“Kami membuka kesempatan bagi generasi berikutnya untuk berkarya di bidang teknologi, otomotif, desain, maupun busana melalui SPMB tahun ajaran 2026/2027,” (*)

Share Whatsapp Share Facebook