Depok, 24 Oktober 2025— SMK Diponegoro Depok menggelar kegiatan Sosialisasi Beasiswa yang dihadiri oleh para orang tua/wali siswa di ruang pertemuan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai berbagai program beasiswa yang tersedia bagi peserta didik, sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang peduli dan transparan.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Diponegoro Depok, Bapak Moh. Afifi, S.ThI, menjelaskan tiga jenis beasiswa yang saat ini tersedia, yaitu Beasiswa GOTA, Beasiswa KACER, dan Program Indonesia Pintar (PIP).
“Melalui program-program ini, kami ingin memastikan tidak ada siswa yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi. Kami ingin semua anak bisa terus belajar dan berprestasi,” ujar beliau dalam arahannya.
Beasiswa GOTA: Wujud Gotong Royong Guru dan Karyawan
Beasiswa GOTA (Gerakn Orang Tua Asuh) merupakan program internal sekolah yang lahir dari rasa kepedulian tinggi para guru dan karyawan SMK Diponegoro Depok. Setiap bulan, mereka dengan sukarela menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu siswa yang membutuhkan.
Sumbangan bersifat wajib, namun besarannya tidak ditentukan — masing-masing memberikan sesuai keikhlasan. Dana GOTA juga dihimpun dari masyarakat, yang peduli dengan Pendidikan.
Dana GOTA disalurkan kepada siswa yang mengalami kesulitan ekonomi atau kondisi darurat, dan proses penyalurannya dilakukan secara terbuka, melalui usulan wali kelas, guru dan karyawan.
Beasiswa KACER: Dorong Prestasi dan Kepedulian Sosial
Beasiswa KACER (Kader Cerdas dan Religius) diberikan kepada siswa berprestasi baik di bidang akademik, keterampilan, maupun keagamaan. Selain menilai prestasi, program ini juga menumbuhkan semangat kepemimpinan dan tanggung jawab sosial di kalangan siswa.
Melalui KACER, sekolah berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia.
Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan dari Pemerintah
Selain program internal, Kepala Sekolah juga memaparkan mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) — bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. PIP ditujukan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengenyam pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Bapak Afifi juga menyinggung adanya berbagai polemik yang sempat muncul di sejumlah sekolah lain terkait distribusi dana PIP. Beliau menegaskan bahwa SMK Diponegoro Depok selalu menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam penyaluran beasiswa, termasuk PIP.
“Setiap dana yang masuk dan disalurkan tercatat dengan jelas. Kami melibatkan wali kelas dan komite sekolah agar semuanya transparan. Tidak ada potongan atau penyimpangan,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab antara pihak sekolah dan wali murid. Banyak orang tua menyampaikan apresiasi atas kejelasan dan kepedulian sekolah terhadap kondisi ekonomi siswa.
Dengan berbagai program beasiswa tersebut, SMK Diponegoro Depok berharap dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang humanis, transparan, dan berpihak pada masa depan anak bangsa.(*)