Home

Ketika Motor Menjadi Kanvas: Siswa SMK Diponegoro Depok di Action Painting Samurai 2025

Ketika Motor Menjadi Kanvas: Siswa SMK Diponegoro Depok di Action Painting Samurai 2025

Depok, 13 Desember 2025 - SMK Diponegoro Depok turut ambil bagian dalam Action Painting Samurai 2025, sebuah ajang kompetisi seni pengecatan custom bergengsi yang diikuti oleh 20 tim dari Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada 11–13 Desember 2025 di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan, dan menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa SMK yang memiliki minat dan kompetensi di bidang pengecatan dan custom otomotif.

Dalam ajang tersebut, SMK Diponegoro Depok mengirimkan tiga siswa terbaiknya, yakni Fauzan Fahrezy, Rohmat Abidin, dan Rafi Dwi Maulana Aziz, yang seluruhnya merupakan siswa kelas XI TSM 1. Ketiganya tergabung dalam satu tim dan berkompetisi pada kategori action painting dengan media pengecatan berupa satu unit sepeda motor yang dikerjakan secara langsung di arena lomba.

Keikutsertaan tim SMK Diponegoro Depok tidak melalui proses yang singkat. Sebelum melaju ke kompetisi utama, setiap sekolah peserta wajib mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh tim Samurai. Workshop tersebut menjadi tahapan penting sekaligus bentuk kurasi, di mana hasil karya peserta dijadikan patokan kelayakan untuk mengikuti kompetisi tingkat selanjutnya. Lolosnya tim SMK Diponegoro Depok hingga ke tahap ini menunjukkan bahwa kompetensi siswa telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh penyelenggara.

Pada babak kompetisi utama, satu tim mengerjakan satu unit sepeda motor dengan durasi pengerjaan selama dua hari penuh. Proses ini menuntut ketepatan teknik pengecatan, kekuatan konsep visual, konsistensi pengerjaan, serta kerja sama tim di bawah tekanan waktu.

Sebelum tampil di ajang tersebut, para siswa telah dipersiapkan melalui latihan-latihan intensif dan terarah dengan bimbingan Bapak Rahmat Yunanto, S.Pd. Pendampingan tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik, tetapi juga pada pembentukan mental, kedisiplinan kerja, serta tanggung jawab terhadap kualitas karya.

Dukungan penuh diberikan oleh jurusan dan pihak sekolah, yang memfasilitasi sarana latihan hingga keikutsertaan dalam kompetisi. Sinergi antara siswa, pembimbing, jurusan, dan sekolah menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman nyata.

Meski pada kesempatan ini belum berhasil meraih podium, keikutsertaan dalam Action Painting Samurai 2025 menjadi pengalaman berharga bagi siswa SMK Diponegoro Depok. Ajang ini memberi ruang evaluasi, memperluas wawasan, serta memperkuat kesiapan siswa untuk terus berkembang dan bersaing di kompetisi berikutnya.

Melalui partisipasi aktif dalam ajang regional seperti ini, SMK Diponegoro Depok menegaskan komitmennya dalam membentuk lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki mental tangguh, berani mencoba, dan siap belajar dari setiap proses. (*)

Share Whatsapp Share Facebook