Depok, 8 Desember 2025 - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kendaraan listrik, SMK Diponegoro Depok menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi peserta didiknya dengan mendatangkan praktisi langsung dari industri. Melalui program Guest Teacher, sekolah mengundang Bapak Abdullah Umar, S.Pd.T dari PT E-Clont Solusi Energi untuk berbagi wawasan tentang dunia elektrifikasi kepada siswa kelas XII TBSM. Kehadiran narasumber ini menjadi momentum penting bagi siswa vokasi untuk memahami arah baru industri otomotif sekaligus membuka cakrawala mereka terhadap peluang karier masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Abdullah Umar, S.Pd.T memperkenalkan profil PT E-Clont Solusi Energi, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor kendaraan listrik dengan fokus pada jaringan bengkel perbaikan baterai motor listrik. Melalui pemaparan yang runtut dan komunikatif, beliau menggambarkan perkembangan pesat teknologi kendaraan listrik di Indonesia dan bagaimana kebutuhan tenaga terampil di bidang ini semakin meningkat. Para siswa diajak memahami bahwa industri otomotif kini tidak hanya berputar pada kendaraan konvensional, tetapi bergerak menuju sistem yang lebih ramah lingkungan dan berbasis baterai.
Materi kemudian berlanjut pada pengenalan teknis mengenai cara kerja kendaraan listrik. Mulai dari prinsip dasar motor listrik, fungsi controller, peran Battery Management System (BMS), hingga karakteristik baterai lithium sebagai komponen utama penggerak kendaraan listrik. Penjelasan tersebut membantu siswa melihat perbedaan signifikan antara kendaraan berbahan bakar fosil dan kendaraan listrik, serta kompetensi baru apa saja yang perlu mereka kuasai agar mampu beradaptasi dengan perubahan industri. Siswa juga diberikan wawasan tentang peluang usaha bengkel listrik, perawatan baterai, hingga kesiapan industri lokal dalam menghadapi elektrifikasi.
Kegiatan ini tidak hanya memberi wawasan luas bagi peserta didik, tetapi juga memperkuat budaya pembelajaran berbasis dunia industri di SMK Diponegoro Depok. Bapak Maftuh, A.MdT, satu guru TBSM yang juga menjabat Waka Humas menegaskan bahwa sekolah terus berupaya membekali siswa dengan pengetahuan terkini yang dibutuhkan dunia kerja. Mendatangkan praktisi sebagai guru tamu menjadi salah satu langkah konkret agar siswa memperoleh referensi langsung dari pelaku industri dan tidak berhenti pada teori semata. Melalui kegiatan seperti ini, peserta didik diharapkan mampu memahami konteks kerja secara lebih komprehensif dan termotivasi untuk mengembangkan diri sesuai tuntutan zaman.
Program guru tamu ini juga merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi sekolah dengan berbagai sektor industri. Sebelumnya, kompetensi keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB) menghadirkan praktisi dari Griya Anteng, yaitu Ibu Anteng Hadiyati, S.Pd., yang yang memberikan materi lengkap tentang pembuatan kebaya modern. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa setiap kompetensi keahlian di SMK Diponegoro Depok mendapatkan akses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Rangkaian hadirnya para praktisi industri di berbagai jurusan ini menjadi cerminan keseriusan SMK Diponegoro Depok dalam mempersiapkan peserta didik sebagai generasi vokasi yang adaptif, kompeten, dan siap berkompetisi di masa depan. Dengan menghadirkan edukasi berbasis industri secara langsung, sekolah tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk melihat peluang besar dalam dunia kerja dan dunia usaha. Kegiatan seperti ini diharapkan terus menjadi budaya positif yang menguatkan karakter dan kompetensi lulusan SMK Diponegoro Depok sebagai insan terampil yang siap menyongsong era baru teknologi dan inovasi. (*)