Depok, 13 Desember 2025 - Prestasi membanggakan kembali hadir dari keluarga besar SMK Diponegoro Depok. Yondra Okfandy, alumni lulusan 2012 dari kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), menegaskan dirinya sebagai salah satu teknisi terbaik di Asia. Pada tahun 2024, Yondra meraih Runner-Up International Super Squad – Technician Skill Contest Level 3 Asia Pasific yang diselenggarakan di Royal Enfield Training Center–Power Train, Bangkok, Thailand. Pencapaian itu kemudian ia lanjutkan dengan torehan yang lebih besar pada tahun 2025, ketika ia resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Technician Skill Contest Asia Pacific.
Dua prestasi beruntun dalam dua tahun ini menunjukkan konsistensi, ketekunan, dan kualitas keterampilan yang tidak dibangun dalam semalam. Sejak duduk di bangku TSM SMK Diponegoro Depok, Yondra dikenal sebagai siswa yang tekun di ruang praktik, gemar membongkar mesin, dan selalu ingin memahami cara kerja teknologi otomotif secara mendalam. Kebiasaan positif itu terus ia bawa hingga dunia kerja, membentuk karakter profesional yang membuatnya diperhitungkan di tingkat internasional.
Perjalanan profesional Yondra juga mencatat fase penting pada tahun 2016, ketika ia dipercaya terjun sebagai mekanik motor balap pada tim Yamaha. Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mengasah ketangguhan mental, kecepatan analisis, serta ketelitian tingkat tinggi—karakter yang sangat dibutuhkan dalam dunia kompetisi. Ritme kerja yang cepat, tuntutan presisi, dan tekanan performa di lintasan balap memperkaya pengalamannya sebagai teknisi, sekaligus membentuk standar kerja profesional yang terus ia bawa hingga hari ini.
“Kami sangat bangga melihat alumni kami mampu bersaing dan berdiri di podium internasional. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan vokasi, ketika dijalankan dengan sungguh-sungguh, mampu melahirkan tenaga profesional yang berdaya saing global”
Bagi SMK Diponegoro Depok, perjalanan Yondra menjadi cermin bagaimana pembelajaran berbasis kompetensi dan karakter diterapkan di sekolah. Program keahlian seperti TSM, Desain dan Produksi Busana (DPB), serta Desain Komunikasi Visual (DKV) dikembangkan untuk memberi ruang bagi siswa menemukan minat dan kekuatan mereka sejak dini. Suasana belajar yang disiplin, kreatif, dan relevan dengan dunia industri membantu siswa memiliki fondasi yang kuat saat memasuki dunia kerja.
Prestasi Yondra di tahun 2024 dan 2025 membuktikan bahwa keberhasilan adalah hasil kerja panjang—dibangun dari rutinitas kecil di bengkel sekolah, dari ketekunan menyelesaikan tugas, hingga keberanian untuk terus belajar dan melampaui batas diri. Ia menjadi contoh bahwa lulusan SMK, dengan keterampilan dan karakter yang tepat, mampu melangkah sejauh apa pun yang mereka impikan.
Kisahnya memberi pesan kuat bagi generasi muda bahwa masa depan dapat dimulai dari ruang-ruang praktik di SMK. Dan bagi SMK Diponegoro Depok, keberhasilan ini mempertegas bahwa sekolah yang dibangun dengan komitmen dan nilai-nilai kuat akan terus melahirkan alumni yang berprestasi, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah dunia. (*)