Depok — Siswa kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Diponegoro Depok membuktikan bahwa pembelajaran di sekolah vokasi bisa menghasilkan karya nyata sekaligus cuan.
Lewat proyek mata pelajaran Publikasi, mereka belajar membuat media promosi untuk konsumen luar sekolah, mempraktikkan komunikasi bisnis, dan berhasil meraih omzet jutaan rupiah dari hasil kerja kreatifnya.
Dalam kegiatan ini, setiap siswa mendapat tugas individu membuat spanduk, banner, poster atau stiker promosi bagi pelaku usaha sekitar.
Menariknya, mereka juga harus melakukan marketing langsung di luar sekolah — menawarkan produk cetak, bernegosiasi dengan pelanggan, hingga menutup pesanan layaknya desainer profesional.
Kegiatan ini melatih kemampuan desain sekaligus soft skill komunikasi, promosi, dan tanggung jawab kerja.
Sebelum praktik, guru memberikan pembekalan teori tentang desain publikasi, strategi promosi, serta cara mencari pelanggan dan menentukan harga jasa.
Setelah turun ke lapangan, siswa menghadapi tantangan nyata dalam berkomunikasi dan menyesuaikan desain dengan kebutuhan konsumen.
Meskipun bersifat individu, kolaborasi tetap berjalan dalam berbagi ide dan membantu proses produksi.
Target omzet awal yang disepakati seluruh siswa kelas XI DKV adalah Rp 600.000, namun hasilnya melampaui harapan.
Total omzet proyek mencapai Rp 1.100.000 dengan keuntungan bersih sekitar Rp 600.000, dan seluruh keuntungan tersebut dinikmati langsung oleh para siswa.
Untuk periode berikutnya, guru memberikan tantangan baru dengan target omzet Rp 2 juta, agar siswa semakin berani dan percaya diri dalam berwirausaha.
Program ini merupakan bagian dari program kerja Bapak H. Mahfudz Riajeng, guru DKV yang juga pelaku usaha percetakan Bunga Printing.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk mental pengusaha muda di bidang desain.
Kalau ilmu bagus tapi kurang percaya diri, mentalnya jadi pekerja. Dengan proyek seperti ini, siswa belajar berani berkomunikasi dan menjual ide mereka sendiri,” ujar Bapak Mahfudz.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Jurusan DKV, Ibu Dwi Andriani, S.Pd, serta apresiasi dari Kepala SMK Diponegoro Depok, Bapak Moh. Afifi, S.Th.I.
Beliau menilai kegiatan ini efektif dalam membangun karakter siswa.
“Program ini bagus sekali. Anak-anak belajar mengelola diri, berkomunikasi, dan mengasah keilmuan langsung di lapangan,” ujarnya.
Antusiasme siswa pun luar biasa. Muhammad Habib Walid mengaku bangga karena bisa menghasilkan keuntungan sendiri.
“Saya senang karena bisa mendapatkan pengalaman langsung dan melatih komunikasi dengan klien,” katanya.
Sementara itu, Riza Clara menilai kegiatan ini memperluas wawasannya.
“Kita jadi belajar banyak hal — bukan cuma desain, tapi juga relasi, komunikasi, dan tentu saja dapat keuntungan dari hasil sendiri,” ujarnya.
Melalui proyek publikasi ini, SMK Diponegoro Depok membuktikan bahwa pembelajaran vokasi bisa menghasilkan omzet jutaan rupiah dan pengalaman bisnis kreatif yang nyata.
Siswa tak hanya belajar desain, tapi juga berani berwirausaha, menjual ide, dan menyiapkan diri menjadi bagian dari generasi muda industri kreatif Indonesia. (*)
Ayo Bergabung di SMK Diponegoro Depok!
SMK Diponegoro Depok membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk berbagai jurusan unggulan, di antaranya Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Desain Produksi Busana (DPB).
Bergabunglah bersama kami dan raih kesempatan belajar dengan sistem Teaching Factory, magang industri nyata, serta pembinaan karier menuju dunia kerja dan wirausaha.
Daftar Online: https://smkdiponegoroyogyakarta.sch.id/
Informasi lebih lanjut: Hubungi panitia PPDB melalui kontak resmi di website sekolah.
SMK Diponegoro Depok — Sekolah Berkarakter, Kreatif, dan Siap Kerja!