Humas SMK Diponegoro Depok menggelar kegiatan pembekalan kepada seluruh peserta didik kelas XI yang akan melaksanakan Program Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2022-2023.
Pembekalan PKL dilaksanakan gedung SMK Diponegoro Depok pada tanggal 6 dan 8 Desember 2022. Dalam kegiatan pembekalan, SMK Diponegoro Depok menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten untuk memberikan pengetahuan seputar kegiatan PKL di Dunia Usaha maupun Industri nantinya. Di antara narasumber yang hadir memberikan materi adalah dari Yamaha Global Sumber Kalasan dan Yasmin Butik.
Pembekalan dibagi kedalam dua tahap, tahap pertama dihari Selasa, 6 Desember 2022 diikuti oleh 70 peserta didik dari kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Sedangkan hari Kamis, 8 Desember 2022 diikuti oleh 24 peserta didik dari kompetensi keahlian Tata Busana.
Sumpheno, SH pembicara dari Yamaha Global Sumber Kalasan berpesan pada peserta PKL agar memanfaatkan waktu yang sebentar saat pelaksanaan PKL untuk menunjukkan performa yang maksimal agar dapat memuaskan DU/DI dan sekolah. Lebih dari itu, performa prima dari peserta PKL bisa menjadi pertimbangan pihak DU/DI untuk merekrut menjadi karyawan.
Performa prima ditunjukkan dengan penampilan fisik yang bersih dan rapi, sebab kerapian fisik menjadi kesan pertama bagi konsumen. Selain penampilan, attitude menjadi factor penting di dunia kerja. Ketrampilan atau skill bisa diasah sering berjalannya waktu asalkan mau terus belajar, tapi attitude merupakan karakter dasar yang sulit dibentuk.
Sementara Resky Noviana SE menjelaskan bahwa PKL merupakan tempat belajar di dunia nyata yang merupakan kesempatan bagi siswa untuk menambah ilmu pengetahuan mengenai fashion. Kesempatan menjalin relasi di PKL guna menambah kesempatan di kemudian hari.
Kepala SMK Diponegoro Depok, Suwarno ST dalam sambutannya menekankan agar peserta didik menjaga nama baik diri, orang tua dan sekolah. Kepala Sekolah juga memperingatkan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara menuju ke tempat PKL serta selalu menjunjung keselamatan kerja pada saat melaksanakan kerja di perusahaan. Sebagai antisipasi kecelakaan kerja, seluruh peserta PKL SMK Diponegoro Depok dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua PKL SMK Diponegoro Depok, Rahmanto, S.Pd juga mengingatkan bahwa PKL merupakan salah satu syarat kelulusan, oleh karenanya diharapkan serius dalam pelaksanaan PKL. PKL merupakan ajang atau media bagi peserta didik untuk menerapkan atau mempraktikkan ilmu dan sekaligus menyerap ilmu dari DU/DI.
Pada akhir pembekalan, Ketua Kompetensi Keahlian (K3) TBSM, Nur Febriyanto, S.Pd dan K3 Tata Busana, Uswatun Chasanah, S.Pd, beserta seluruh guru pembimbing PKL memberikan pengarahan dan pembekalan secara berkelompok. Dalam pembekalan tersebut, K3 TBSM dan Tata Busana menjelaskan tentang tata tertib yang harus dipatuhi selama PKL serta menjelaskan administrasi pelaporan PKL yang harus dipenuhi. (RmT)