Shohibul Qurban dan Apresiasi Guru Warnai Iduladha 1447 H di SMK Diponegoro Depok

Shohibul Qurban dan Apresiasi Guru Warnai Iduladha 1447 H di SMK Diponegoro Depok

Depok, 15 Juni 2026– SMK Diponegoro Depok kembali menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini tidak hanya menjadi sarana ibadah dan berbagi, tetapi juga menjadi wujud penghargaan sekolah kepada para guru yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam memajukan pendidikan.

Pada tahun ini, hewan qurban berasal dari dua bentuk partisipasi. Pertama, dari para shohibul qurban yang secara mandiri menunaikan ibadah qurban, yaitu Nuke Setiawati binti Daman Setiadi, Kiandra Ramadhipa bin Muhammad Yoki Arafat, dan Ibu Nina Rukmayanti binti Endang Rukendar.

Sementara itu, empat nama lainnya tercatat sebagai shohibul qurban dalam program apresiasi sekolah kepada guru, yaitu Moh. Afifi, S.Th.I, Ibu Ari Hidayati, S.Pd, Ibu Dwi Andriani, S.Pd, dan H. Rahmanto, S.Pd. Program ini merupakan tradisi yang secara rutin dilaksanakan SMK Diponegoro Depok sebagai bentuk penghargaan kepada guru-guru yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, serta kontribusi nyata bagi perkembangan sekolah.

Kepala SMK Diponegoro Depok, Moh. Afifi, S.Th.I., menjelaskan bahwa sekolah setiap tahun berupaya memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik. Bentuk apresiasi tersebut beragam, mulai dari penghargaan kepada guru senior, guru teladan, hingga guru yang dinilai memiliki dedikasi dan pengabdian luar biasa.

"Guru adalah aset utama sekolah. Apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas pengabdian mereka dalam mendidik dan membimbing siswa. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan adalah melalui program shohibul qurban," ungkapnya.

Pelaksanaan penyembelihan dan pengolahan hewan qurban dikelola sepenuhnya oleh panitia yang terdiri dari guru dan karyawan sekolah. Suasana gotong royong tampak sejak pagi hari, mulai dari proses penyembelihan, pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan daging qurban.

Daging qurban kemudian dibagikan kepada guru, karyawan, serta siswa. Khusus bagi siswa, sebagian daging dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam Lomba Memasak Iduladha, sebuah kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kerja sama antarsiswa.

Berbagai menu olahan daging qurban berhasil disajikan oleh peserta dengan tampilan yang menarik dan cita rasa yang beragam. Lomba tersebut dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ibu Nina Rukmayanti, Ibu Rina Wulandari, dan Rahmanto, S.Pd.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang makna qurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta keterampilan hidup yang bermanfaat.

Kegiatan Iduladha 1447 H di SMK Diponegoro Depok menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk karakter. Semangat berbagi melalui qurban dan budaya menghargai dedikasi guru diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari identitas sekolah yang menjunjung nilai UTAMA (Unggul, Terampil, Agamis, Mandiri, dan berAkhlakul Karimah). (*)

Share Whatsapp Share Facebook