Depok, 15 Oktober 2026 — SMK Diponegoro Depok terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kunjungan industri siswa kelas XI Teknik Sepeda Motor (TSM) ke PT Chemco Harapan Nusantara pada Kamis (15/10/2026).
Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Maftuh, A.Md., didampingi guru TSM serta guru dan karyawan SMK Diponegoro Depok. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai dunia industri otomotif sekaligus memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan Chemco.
PT Chemco Harapan Nusantara merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang memproduksi berbagai komponen kendaraan, termasuk sistem pengereman dan roda aluminium. Lingkungan industri tersebut menjadi tempat belajar yang relevan bagi siswa TSM untuk mengenal penerapan kompetensi otomotif dalam dunia kerja profesional.
Dalam keterangannya, Waka Humas SMK Diponegoro Depok, Maftuh, A.Md., menyampaikan bahwa kemitraan dengan Chemco memiliki arti penting bagi pengembangan kompetensi dan persiapan karier peserta didik.
Menurutnya, setiap tahun tersedia kuota bagi siswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Chemco. Kesempatan ini menjadi salah satu peluang bagi siswa TSM untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan industri otomotif.
Melalui kunjungan tersebut, pihak sekolah berharap siswa dapat semakin memantapkan pilihan untuk melaksanakan PKL di Chemco. Dengan melihat secara langsung lingkungan kerja industri, siswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai budaya kerja, tuntutan kompetensi, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang harus dipersiapkan sebelum menjalani PKL.
Maftuh juga menyampaikan bahwa pengalaman PKL di Chemco berpotensi membuka peluang karier bagi siswa setelah lulus. Menurutnya, peluang untuk diterima bekerja dinilai tinggi bagi peserta yang melaksanakan PKL di perusahaan tersebut, meskipun penerimaan kerja tetap bergantung pada kebutuhan perusahaan dan hasil evaluasi masing-masing peserta.
Kunjungan industri tidak sekadar menjadi kegiatan di luar sekolah, tetapi juga bagian dari proses membangun kesiapan mental dan profesional siswa sebelum terjun ke dunia kerja. Siswa dapat memahami bahwa keberhasilan di industri tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja, dan kemampuan beradaptasi.
Bagi siswa kelas XI TSM, kunjungan ini menjadi momentum untuk mulai merencanakan langkah berikutnya, khususnya dalam memilih tempat PKL yang sesuai dengan kompetensi dan cita-cita karier mereka.
SMK Diponegoro Depok terus mendorong penguatan hubungan dengan mitra industri agar pembelajaran di sekolah semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kemitraan yang berkelanjutan, sekolah berharap dapat memperluas kesempatan belajar bagi peserta didik sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Kunjungan ke Chemco menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun jembatan antara pendidikan vokasi dan industri otomotif, sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki arah dan motivasi yang lebih kuat dalam mempersiapkan masa depan.(*)